It’s a great story……it is true….

Aku dapat email dari ponakanku. Ponakanku dapat email dari temannya. Temannya dapat email dari temannya lagi. Begitu seterusnya. Kemudian aku berinisiatip menyampaikan kisah ini di blogdetikku agar bisa diketahui orang banyak karena ada pesan moral sebagai bahan renungan buat kita semua. Ini cerita nyata seseorang yang sungguh sangat menyentuh. Silahkan baca dan untuk dihayati.

Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan,
“Apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua?” atau
“Kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya?”

Here is a wonderful explanation. ..
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak
berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek
dalam raport; putus dengan pacarnya; dan sahabat terbaiknya pindah ke
luar kota .

Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah
anaknya mau mencicipinya.
Dengan senang hati si anak berkata: “Tentu saja, I love your cake.”
“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan.
“Yaiks,” ujar anaknya.
“Bagaimana degan telur mentah?”
“You’re kidding me, Mom.” Si anak mencibir.
“Mau coba tepung terigu atau baking soda?” Lanjut ibunya.
“Mom, semua itu menjijikkan.” Si anak makin merengut dibuatnya.

Lalu Ibunya menjawab: “ya….., semua itu memang kelihatannya tidak enak jika
dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses
yang benar, maka akan menjadi kue yang enak.”

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita
bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak
menyenangkan.
Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu
per satu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi
sempurna tepat pada waktunya.
Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk
menyempurnakan hidup kita.

Tuhan teramat sangat mencintai kita.
Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi, oxygen melimpah untuk kita hirup tanpa biaya sesenpun jua.
Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan.
Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya.
Dia ada di setiap tempat, dan
Dia memilih untuk berdiam di hati kita.



1 Comment so far

  1.   Arwah13th on Oktober 7th, 2008

    cerita yang bagus untuk didalami maknanya….
    memang terkadang kita lebih mau hasilnya daripada menjalani prosesnya,apalagi kalo sulit dan gak sesuai maunya kita.salah ya?

Leave a reply

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda